Posted in Personal

Koala Style: Memories of My Auntie and Me in Amsterdam

Hey … so here’s the photographs of us in Amsterdam. She’s my auntie but she looks so young like my younger sister!!! We didn’t take many photo of the city itself because we just spent one night there, AND most importantly we need to take our own picture together (my family requested for it) to be sent to our big family’s mailing list/online group (you know being family these days … means connected online).

😛

:mrgreen:

So!

… we just ramble la dee ramble la daa … talking and walking like an old friend, sharing jokes and bursting in laughter, delighted to see each other healthy and happy while worrying of not enough time to catch up with each others crazy little detailed stories of life. Amsterdam gives perfect atmosphere to go crazy for a little while, not caring of anything at all!!! That’s our pleasure … and here we’ll share our pleasure with you people!

PS: myself is amazed of my standard/staple Koala style (hangin n hugin’ like that, probably because it’s little cold 😉 ) hence I put these Koala pictures hi hi hi … enjoy

Amsterdam city of canals 🙂

How was Amsterdams’ sky?

Lively at night (I’m too ignorant to find out what building was that behind us :mrgreen: )

Posted in Bahasa

Museumjaarkaart

Waw … kartu yang menyenangkan!!

Kemarin, saat menuliskan tentang Mauritshuis, aku sebel karena harga tiket masuknya mahal sekali. Hari ini, aku membaca Europe in a Shoestring secara lebih teliti, dan aku menemukan informasi menarik! Kita bisa membeli Kartu Pass Museum, atau Museumjaarkaart, untuk mendapatkan akses masuk ke lebih dari 400 museum di Belanda. Masa berlakunya 1 tahun! Tidak perlu lagi membayar tiket masuk untuk masing-masing museum. Waw, aku senang sekali membayangkan berapa banyak museum yang bisa kukunjungi … dengan ongkos yang minimal! Lebih hemat lagi karena aku berusia di bawah 25 tahun! Waw, aku beruntung sekali! Kartu ini dijual seharga 39,95 Euro untuk dewasa, dan 19,95 Euro untuk pemuda di bawah usia 25 tahun. Sungguh menggiurkan, aku tergoda untuk mengunjungi semua museum itu … selama aku belum bosan, okay?

Selain kartu diskon museum, ada juga kartu diskon untuk transportasi. Mevrouw Fini (ngga tau nulis namanya gimana, dia guru kursus Bahasa Belanda-ku) bilang, banyak kartu korting untuk transportasi. Satu kartu bisa dipakai untuk naik tram, metro, dan bis. Kemarin dia memperlihatkan kartu-kartu itu. Dan, aku sebel karena naik kereta tuh mahal sekali 😦 . Kabar baiknya, di Belanda tuh alat transportasi yang paling umum adalah … jreng jreng jreng … sepeda! (Eh tau ngga sih, bahasa Belandanya Sepeda tu Fiets loh, agak-agak mirip basa Jawa: Pit 😛 ). Lumayan senenglah aku … yang sering baca blog aku pasti udah tau kalo sepeda itu kan “gue banget” 😀

Nah, sekarang aku ingin cari informasi kartu-kartu diskon lain …. Semakin banyak kartu diskon yang bisa kugunakan, semakin bahagialah aku 🙂 Ya, karena di sana jatahku cuma 950 Euro sebulan (gatau deh, cukup enggak ya …). Gini-gini kan aku pengen mengumpulkan uang untuk mencicipi naik Eurostar! ehhehee.

NB: Tau ngga sih, di buku Europe in a Shoestring, ditulis begini: “In 1949, Indonesia won independence” … *rolling eyes*