What? I Write Like Stephenie Meyer?

Hihihiii … aku ikut-ikutan Ulma niy. Ada kuis di internet untuk menganalisis tulisan kita. Aku menulis kayak siapa? Ntar dimirip-miripin sama tulisan pengarang-pengarang terkenal gitu dech. Caranya gampang banget, tinggal copy-paste tulisan kita (in english) ke kolom yang disediakan, lalu klik … langsung ketahuan hasilnya.

Cuma sedikit tulisan berbahasa inggris yang aku buat. Beberapa lebih berkesan daripada yang lain, aku masukin ke kolom tadi untuk dianalisis. Hasilnya:

1. tulisan nadya remaja

I write like
Stephenie Meyer

I Write Like by Mémoires, Mac journal software. Analyze your writing!


Weitsss, berarti tulisanku kontemporer banget yach 😛 best-seller … huahahahha. Aku kaget dimiripin sama Stephenie Meyer, soalnya aku belum pernah baca Twilight, dan … ngga tertarik! Tapi setelah kupikir2, wajar kali yaaa. Tulisan itu kan aku bikin sewaktu remaja, trus nulisnya menyek-menyek gitu kan (baca deh … ). Apalagi, nganggap diri sendiri “evil”,

“… I’m an evil. I truly am. I couldn’t continue this because I will hurt you whatever I do. I believe I will, because I’m destined to hurt people, and you’re not any exception. I know I will, even though I tried my best to be careful and avoid the worst. I will disappoint you. I will make you down. I’m not the one for a soft-hearted but tough-appearance person like you. You deserve someone better, not a useless stupid girl like me. Before it’s too late, I’m sorry, I think I must fade away.”

Hueeekkkk 😛

2. on melancholy? it’s about destroying boundaries
ini tulisan singkat tapi nyontek dari mana-mana, heheheheh …. Hasilnya:

I write like
Charles Dickens

I Write Like by Mémoires, Mac journal software. Analyze your writing!


Hmmm … klasik nih! Charles Dickens? Berarti sedih-sedih dan menderita lagi donks tulisanku. Aku inget siksaan yang dialami Oliver Twist, si pekerja di bawah umur …. The Tale of Two Cities sama Great Expectations tuh dulu termasuk favoritku loh. (Aku juga jatuh cinta banget sama film Great Expectations sejak adegan pertama. Bravo Alfonso Cuaron!).

3. Quit
Mungkin ini tulisan berbahasa inggrisku yang paling bertenaga. Soalnya, aku nge-soul banget nulis ini. Aku baru keluar kerja, dan kehilangan kesempatan untuk meraih bonus penjualan senilai ratusan juta rupiah yang akan dibagikan ke tanganku … seandainya aku bertahan sampai enam bulan setelah itu. Terkadang aku berpikir, aku bodoh sekali, uang sebanyak itu!!! Tapi bagaimana dengan waktu dan segala hal lain yang aku korbankan? Dengan keluar dari pekerjaan itu, aku justru bisa menyelesaikan kuliah S-1 ku. 🙂
Mau tau tulisan bertenaga ini mirip siapa?

I write like
Chuck Palahniuk

I Write Like by Mémoires, Mac journal software. Analyze your writing!

Chuck Palahniuk!?! Errr, sebenarnya ini aib, tapi tak apalah aku akui saja: aku belum pernah baca buku Chuck Palahniuk, meski sangat populer dan banyak orang-orang “keren” (errr…) yang suka. Hmmm, entah kapan aku akan membaca Fight Club atau Choke atau Snuff.

Aku pernah menulis tentang buyutku yang sudah meninggal, juga tentang masa kecil anggota keluargaku. Sayang sekali tulisan-tulisan itu sudah tidak terlacak keberadaannya. Tulisan-tulisan yang masih ada di atas, klik yaaa link-nya 🙂 jangan lupa dibaca, heheheehhhe ….

Advertisements

6 thoughts on “What? I Write Like Stephenie Meyer?

Share your thoughts

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s