waktu

christopher boone, lengkapnya christopher john francis boone, seorang laki-laki berusia 15 tahun dengan sindrom asperger, menulis seperti ini tentang waktu:

sebab waktu tidak seperti ruang. dan kalau kau meletakkan sesuatu di suatu tempat, misalnya alat ukur sudut atau sepotong biskuit, kau bisa membuat peta di kepalamu supaya kau ingat di mana kau letakkan benda itu, tapi biarpun kau tidak punya peta benda itu akan tetap ada sebab peta mewakili benda-benda yang benar-benar ada sehingga alat ukur sudut atau biskuit itu bisa kau temukan lagi. dan jadwal adalah peta-waktu, hanya saja kalau kau tidak punya jadwal maka waktu sebenarnya tidak ada, berlainan dengan tangga atau kebun atau jalan ke sekolah. sebab waktu hanyalah hubungan antara perubahan yang terjadi pada semua hal, seperti bumi yang berputar mengelilingi matahari dan atom yang bergetar dan jam yang berdetak dan siang dan malam dan bangun tidur dan pergi tidur, dan waktu juga seperti arah barat atau timur laut yang takkan ada kalau bumi berhenti berputar dan menabrak matahari, karena mata angin hanyalah hubungan antara Kutub Utara dan Kutub Selatan dan semua tempat lain, seperti Mogadishu dan Sunderland dan Canberra.

dan hubungan itu juga bukan hubungan yang tetap seperti hubungan antara rumah kami dan rumah Nyonya Shears, atau hubungan antara angka 7 dan 865, tapi tergantung pada seberapa cepat kau bergerak dibandingkan dengan suatu titik tertentu. dan kalau kau pergi naik pesawat ruang angkasa dan kau terbang mendekati kecepatan cahaya, maka pada waktu kau kembali bisa jadi seluruh keluargamu sudah mati dan kau tetap muda dan kau berada di masa depan tapi jammu menunjukkan bahwa kau bepergian hanya selama beberapa hari atau bulan.

dan karena tidak ada yang bisa melaju melebihi kecepatan cahaya maka kita hanya bisa mengetahui sebagian saja dari semua hal yang terjadi di jagat raya, seperti ini
scan0001

dan inilah peta tentang semua hal dan semua tempat, dan masa depan berada di sebelah kanan dan masa lalu di sebelah kiri dan gradien garis c adalah kecepatan cahaya tapi kita tidak mungkin mengetahui ha-hal yang terjadi di daerah yang berbayang, meskipun beberapa hal itu sudah terjadi, tapi kalau kita sampai pada titik f kita mungkin bisa mengetahui hal-hal yang terhadi di daerah p dan q yang lebih terang.

dan ini berarti waktu merupakan misteri, dan sama sekali bukan sesuatu yang bendawi, dan belum pernah ada yang bisa memecahkan teka-teki mengenai apa waktu itu sebenarnya. jadi, kalau kau tersesat da;a, waktu maka kau seperti tersesat di gurun, hanya saja gurunnya tidak kelihatan karena bukan sesuatu yang bendawi.

dan itulah sebabnya aku suka jadwal sebab jadwal membantumu agar tidak tersesat dalam waktu. “insiden anjing di tengah malam yang bikin penasaran”-mark haddon, hlm. 218-220.

Advertisements

2 thoughts on “waktu

Share your thoughts

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s