menemukan kunci perak

sekian lama (yah, ga selama itu sih, paling beberapa bulan ….) fadel dan aku mencari-cari kunci perak kecil. kecil banget karena itu kunci diary. nah diary ini tuh cuma aku tulisin satu kali trus ganti pemilik. pemilik barunya adalah fadel. mungkin karena sedang bersemangat menjadikan blognya “laku”, beberapa hari yang lalu fadel bertemu kembali dengan tuh kunci perak. ternyata ga cocok. Β tanpa kecewa, fadel berhasil menemukan cara membuka kunci buku harian itu, pake perkakas-perkakas kecil serba guna (bayangin mcgyver dah, hahah, jadul amat). aku ga tau persis sih alat dan caranya, tanya sendiri ma fadel deh ….

ni dia “bentuk”nya
scan0001tu gambar sampulnya

scan0002serah terima (hayahhh)

scan0003pemilik yang bau, eh baru πŸ˜›

uhm uhm tulisan pertama di dalem buku harian itu, fadel taruh di blognya, tepatnya di sini … hohoho diem2 kamu ngefans ma aku ya del πŸ˜› (sadar nad … πŸ˜† )

aku jadi inget, dulu pernah juga punya buku harian kecil banget. curhat hariannya cuma satu kali, setelah itu kosong. ga tau kenapa, sayang aja make buku sekecil dan se-snoopy ini:
scan0005tu gambar sampulnya ….

scan0006nah itu isinya ….

20 Februari 2001

pulang sekolah, njemput adik di SD CC, beli es dulu. Sayup-sayup mengalun suara merdu biola. Merduuu banget. Aku terhanyut sampe ditegur mbak penjualnya, “Ada apa mbak?” Kataku, “ini lho, mbak, suara biola. Asalnya dari mana ya?” mbaknya juga nggak tau. Sebenernya aku nggak begitu yakin, masak di pinggir jalan rame gini ada suara biola. Nggak ada rumah lagi. Adanya cuma toko, warung apa salon. Lama-lama aku makin terpesona. Entah kenapa suara biola ini bisa membuatku terharu. Ternyata seorang bapak tua pemain biola keliling. Hebat banget! Makasih ya Pak!
***
…heart-warming karena aku inget dan terbayang sekali lagi peristiwa itu… πŸ™‚

Advertisements

Author: nadya

on-going tensions between ready-made values and uncharted territory

4 thoughts

    1. hhahahah anoman … anoman ….
      yoa digambar buletannya dulu kalo kata pak tino sidin
      huahahhaahaha
      inget ga si zaman dulu itu, tvri ….

Share your thoughts

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s